Opung Binsar pergi ke rumah sakit di Medan untuk check-up. Kebetulan
banyak antri pasien-pasien yang semuanya ethnis Tionghoa. Saat Opung
Binsar duduk menunggu giliran, para orang-orang Tionghoa tadi, yang
semuanya ibu-ibu muda, sedang asyik ngobrol soal shio.
Mei-Mei: "Suami lu apa Shien..?"
Shien: "Suami gue sih monyet. Suami lu...?"
Mei-mei: "Suami gue babi. Sama kayak mertua laki-laki gue, babi juga."
Lie Hwa: "Oh... Gue kira suami elu bedua sama-sama monyet persis kayak suami gue."
(Opung Binsar heran dan terus mendengarkan percakapan mereka)
Mei-mei: "Oh enggak. Suami ama mertua gue sama-sama babi. Maka sifatnya sama-sama kayak babi."
Shien: "Oh gitu... Ipar elu yang buka bengkel di Thamrin apa Lie-Hwa?"
Lie Hwa: "Tikus, sama kayak istrinya juga tuh."
(Opung Binsar mulai emosi)....
Lie Hwa: "Mei, ipar lu yang ketemu di Sun Plaza kemarin itu apa..?"
Mei-mei: "Kambing, tapi anak-anaknya semua babi."
Opung Binsar tak tahan lagi dan teriak,
"Kurang ajar kalian semua ya... Dasar ibu-ibu muda yg nggak tau untung
dan terimakasih... Masa suami, mertua dan anak sendiri dikatain babi,
anjing, tikus. Ingat ini ya, kalau kalian semua menantuku udah kubuat
mampus kalian semua!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar